Home / Muratara / ‎Tekan AKA dan AKI di Muratara

‎Tekan AKA dan AKI di Muratara

Anak Sehat, Ibu sehat  Bangsa kuat

MURATARA, Beligatupdate.com – Pemerintah Kabupaten Muratara melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemberdayaan Perempuan (DPMD-P3A) menggelar  acara lomba Gerakan Sayang Ibu (GSI) dengan harapan anak sehat, Ibu sehat, bangsa kuat, sehingga bisa menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Anak (AKA) di Bumi Beselang Serundingan.

Ketua Panitia sekaligus Kadis PMD-P3A Kabupaten Muratara, Firdaus mengatakan bahwa kegiatan ini atau Lomba Gerakan Sayang Ibu (GSI) di laksanakan dalam rangka menekan AKI dan AKA di wilayah Kabupaten Muratara. Hal ini dimaksud selain program daerah juga sudah menjadi komitmen Nasional.

“Acara ini menekan faktor kematian anak dan Ibu, mencegah dan kekerasan Rumah tangga, dan meningkatkan ASI eklusif selama 6 bulan,”jelasnya, Selasa (05/12).

Ditambahkannya, sasaran kepada ibu yang usia subur, Input pembinaan para ibu dan outpunya meningkatkan kesadaran masyarakat gerakan sayang ibu.

Sementara itu, Sekda Muratara, H Abdullah Matcik mengucapkan terima kasih kepada Dinas terkait telah sungguh-sungguh mensukseskan acara GSI itu. Karena sangat berdampak positif untuk masyarakat terutama untuk ibu-ibu.

“GSI memberikan ibu sebagai sumber kehidupan manusia, dan Juga menekan AKA dan AKI. Mudah-mudahan bermanfaat. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak,” ungkapnya.

Dikatakannya, visi dan misi Bupati menjadikan warga yang sehat, berarti ibu sangat menentukan kesehatan masyarakat itu sendiri. Maka ibu pantas mendapat penghargaan.

“Surga itu ada di bawah telapak kaki ibu, ini suatu kiasan. Kebahagiaan keluarga itu sangat erat dengan kasih sayang,”ucap Abdullah Matcik.

Lebih lanjut dijelaskan Sekda, rumah tangga dibangun dengan tiga elemen ayah, ibu dan anak. Ayah harus mengawasi anak, ibu memberikan kasih sayang dan perhatian kepada anak.

“Kita akui masih banyak oknum warga mengkonsumsi barang haram (narkoba) tersebut. Nah, mari kita bersinergi, lewat pengajian dan sosialisasi,”jelasnya.

Oleh sebab itu, indeks pembangunan manusia, umur panjang, sehat, cara mencipatkan dimulai saat ibu hamil, anak dalam rahim harus cukup asupan gizi.

“Mudah-mudahan dengan acara ini, bisa menghadirkan masyarakat yang cerdas, dan sehat,”pungkasnya.(Agus Kristianto)

Check Also

Proyek Dinkes Mura Senilai Rp 1,7 Milyar “Tanpa Lelang”

MUSI RAWAS, Beligatupdate.com – TERKAIT Proyek belanja makanan dan minuman (Makmin) Klien/Rumah Sakit/ Siswa TA …

error: Maaf Di Kunci